5 Tips Mudik dengan Motor Nyaman, Aman dan Selamat Sampai Tujuan

Tips Mudik dengan Motor

Tips Mudik dengan Motor

Sebagian warga Indonesia mudik menggunakan motor sudah tidak asing lagi, oleh karena itu saya berikan pengalaman tips mudik dengan motor yang nyaman dan aman agar selamat sampai tujuan.

Mudik ialah kegiatan perantau atau pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang lebaran. Oleh karena itu saya akan berikan tips menarik sebagai berikut.

Menjaga Kesehatan Tubuh

Sebelum berkendara jarak jauh, diusahakan badan harus benar-benar fit dan sehat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terjatuh , menabrak bahkan atau yang lainnya. Seandainya mengantuk dalam perjalanan, lebih baik istirahat di Rest Area atau tempat singgahan lainnya yang sudah disediakan.

Bawa pembekalan berupa obat-obat sangat penting, apalagi jika punya penyakit khusus yang telah dideritanya, hal ini jangan sampai lupa. Dikarenakan belum tentu dalam apotik-apotik di pinggir jalan terdapat obat yang cocok dengan Anda.

Cek Kelengkapan Surat dan Peralatan Motor

Surat penting yang harus dibawa ialah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan peralatan seperti obeng, kunci-kunci, tang dan perlengkapan lainnya. Oh iya jangan lupa menggunakan helm SNI guna keselamatan.

Serta nyalakan lampu utama, sediakan kedua spion, pakai sepatu, sarung tangan dan paket jaket berguna memberikan keselamatan.

Cek Performa Sepeda Motor

Tips Mudik dengan Motor

Saya pun sebelum berangkat mudik, mengchek kendaraan seperti tekanan ban, spidometer bensin, Rem tangan/kaki serta didalam motor yang kita tidak bisa lihat dalam kasat mata yakni karburator, V-belt motor (motor matic) atau rantai (motor gear).

Pengchekan tersebut sangat penting dilakukan sebelum berangkat, agar nyaman dan aman dalam perjalanan mudik lebaran ke kampung halaman dan perlu diingat bahwa untuk barang bawaan jangan sampai melebihi kapasitas motor.

Pulang kampung kebanyakan orang membawa buah tangan dengan berlebihan, sampai meluber kemana-mana menyebabkan pengendara lain terasa terganggu. Oleh karenanya saya sarankan bawalah oleh-oleh seadanya, jangan sampai mementingkan orang lain disana tuk memberikan oleh-oleh, tapi Anda malah acuh-tak-acuh terhadap keselamatan diri sendiri.

Memberikan Informasi Secara Aktual

Pada waktu istirahat Anda bisa memberikan informasi secara aktual kepada teman-teman yang sedang dalam perjalanan dimulai dari kondisi jalan, rest area, pom bensin, bahkan memberikan informasi daerah yang sedang dipijak kepada keluarga dikampung melalui video call.

Memberikan informasi tersebut harus cepat, aktual dan sampai dengan tujuan secara instan kepada teman atau keluarga dengan menggunakan kartu XL yang sinyalnya stabil dan lancar, serta melakukan video call pun dijamin menghasilkan suara jernih.

Menjaga Temperatur Ponsel

Dalam perjalanan sebuah perangkat bernama Smartphone sebaiknya di non-aktifkan atau dalam mode pesawat, karena selama perjalanan jaringan pada ponsel mencari sinyal secara terus-menerus sehingga menyebabkan panas yang berlebihan kepada smartphone. Mengaktifkan smartphone lebih baik dalam keadaan istirahat.

Bukan hanya baterai yang akan gembung. Smartphone pun akan rusak secara berkala atau jika disimpan dalam saku celana kulit bisa sampai melepuh saking panasnya, jadi jangan sampai lupa kalau ponsel pun sangat penting diperhatikan dalam perjalanan.

Nah itu dia tips mudik dengan motor ala HarianEko, bagaimana menurut Anda mengenai tips yang sudah saya sajikan ini? Silahkan berikan pendapatnya dalam kolom komentar dan semoga perjalanan mudik Anda nyaman, aman serta sampai di kampung halaman dengan selamat. Amin

“Selamat Hari Raya Idul Fitri”

4 thoughts on “5 Tips Mudik dengan Motor Nyaman, Aman dan Selamat Sampai Tujuan”

  1. Betulll.. Mudik itu komplekss.. Gak cuma mikirin motor.. Segala barang keperluan juga… Termasuk hape. Baiknya sih emang dinonaktifkan kalo di jalan…. Percuma diidupin qong g dipake juga..

    1. Iya mas dalam mengendarai motor harus mengutamakan keselamatan dan sebaiknya ponsel dimatikan jika memang diperlukan. Tapi seandainya waktu istirahat tidak masalah menghidupkan ponsel, guna memberikan informasi ke kawan-kawan atau saudara bahwa sedang istirahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *